Thursday, January 3, 2019

Sejarah Kabupaten Kepahiang yang sebenarnya

Sejarah kabupaten kepahiang



Kepahiang adalah salah satu kabupaten di provinsi bengkulu yang mempunyai luas wilayah 704,6 Km2. Kepahiang terletak di posisi yang sangat strategis dan sekaligus jalur yang menghubungkan kota Bengkulu dan Kota Curup.

Asal mula nama kabupaten ini dinamai Kepahiang dikarenakan di daerah ini dulunya ini terdapat banyak keluak yang dalambahasa rejangdisebutKepayang Istilah Mabuk Kepayang juga didasari atas efek yang disebabkan saat mengonsumsi buah keluak yang diolah secara tidak tepat dan benar sehingga mengakibatkan mabuk berat.Kepayang berubah menjadi Kepahiang setelah penamaannya disahkan secara legalitas hukum yang ada di Indonesia.



Pada masa penjajahan belanda, kepahiang merupakan pusat ibukota Kabupaten Rejang Lebong, namun Saat terjadi agresi militer belanda yang ke II fasilitas pemerintahan yang ada di Kepahiang saat itu di bakar semua, mulai dari gedung-gedung pemerintahan, kantor pos dan lain lain. Dan pada saat itu juga seluruh jajaran pemerintah Rejang Lebong mengungsi ke hutan-hutan belantara untuk menghindari lebengisan penjajah belanda pada saat itu.

Memasuki tahun 1949 saat aktivitas agresi militer sudah berakhir dengan kesepakatan damai antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Belanda, pemerintah kabupaten Rejang Lebong memutuskan untuk mencari tempat di Kota Curup , karena fasilitas penting yang ada di Kabupaten Kepahiang sudah musnah terbakar.

Pada Tahun 1956 secara resmi pemerintahan Rejang Lebong menjadikan Kota Curup sebagai ibukota Kabupaten Rejang Lebong. dengan begitu otomatis Kepahiang menjadi kota kecamatan.

Berlanjut pada tahun berikutnya, para tokoh masyarakat ingin menjadikan kepahiang sebagai ibukota provinsi, namun langkah tersebut selalu menemui jalan buntu.

Setelah keluarnya UUD NO 22 Tahun 1999 tentang otonomi daerah pada. para tokoh masyarat di kepahiang sepakat mengusulkan pemekaran kabupaten baru yaitu mendirikan kabupaten sendiri dan berpisah dari rejang lebong.

Pada tahun 2000 seluruh elemen masyarakat yang berada di kepahiang maupun yang diluar kepahiang setuju untuk mendirikan kabupaten yang baru, sehingga atas kesepakatan tersebut dibentuklah panitia persiapan kabupaten kepahiang (PPKK) untuk mempersiapkan itu PPKK pun membuag proposal untuk rencana pemekaran .

Namun rencana tersebut ditolak oleh pemerintahan Kabupaten Rejang Lebong, mengingat kepahiang merupakan daerah yang potensial akan hasil alam nya.

Setelah melewati berbagai usaha tepatnya pada tanggal 7 Januari 2004 akhirnya kepahiang resmi menjadi Kabupaten sendiri. Peresmian dipimpin oleh Jenderal Purn. Hari Sabarno selaku Menteri dalam negeri Republik Indonesia . peresmian itu dikukuhkan berdasarkan UUD NO 39 Tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Lebong dan Kabupaten Kepahiang di provinsi Bengkulu.

Pada saat itu Hidayatullah Sjahid, M.M. ditunjuk sebagai Bupati Kepahiang.

Hingga saat ini Kabupaten Kepahiang telah dipimpin oleh 3 orang Kepala Daerah (Bupati), yaitu :

- Ir. Hidayatullah Sjahid, MM, periode 14 Januari 2004 s/d 29 April 2005, sebagai Penjabat Bupati Kepahiang (Caretaker).

- Drs. Husni Hasanuddin, periode 30 April 2005 s/d 6 Agustus 2005, sebagai Penjabat Bupati Kepahiang (Caretaker).

- Drs. H. Bando Amin C, Kader. MM, periode 6 Agustus 2005 s/d 6 Agustus 2010, sebagai Bupati Kepahiang Defenitif berdasarkan Hasil Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Kepahiang Tahun 2005.

- Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid,MM, periode 2016 - 2021

Demikianlah sejarah singkat Kabupaten Kepahiang semoga menambah wawasan.

Disclaimer : sumber dari wikipedia dan web pemerintah Kabupaten Kepahiang